hari libur sebagian orang merupakan hari yang menyenangkan bisa rekreasi, pergi bersama kekasih, sahabat, keluarga tapi...bagi fitri yang sekarang hari libur merupakan hari menyakitkan karena tidak ada aktivitas menyibukkan biasa dilakukan yang bisa mengalihkan rasa kesepian dan galaunya. teman kerjanya semua sibuk dengan keluarga atau kekasih mereka. dan apa yang dapat fitri lakukan?
pukul 06.30 wib tampak ruangan berkilau yang sudah dibersihkan fitri sedari subuh tadi. 'hmm..mengerjakan apa lagi ya' pikirnya duduk di ruang tamu. 'ah buku afi...' segera ia mengambil sesuatu di tas kerjanya dan kembali ke tempat dia duduk semula. Buku bercover hijau dengan tulisan serasa bukan serasi, dengan sangat antusias fitri membaca lembar demi lembar....perlahan.. kemudian pada halaman 12 hatinya tertegun pada kata-kata 'attoyyibuna littoyyibat' jika kita menginginkan orang yang baik memimpin kita di masa depan maka kita harus memperbaiki diri kita sendiri dulu.
tampak raut wajah fitri berpikir sejenak kemudian dihalaman berikutnya tertulis, percayalah pada janji Allah, yang segala sesuatunya berada dalam genggaman-Nya. Bersabarlah...ibarat bunga, cinta itu akan mekar dan indah pada waaktunya, mulai detik ini, persiapkan diri sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiran orang shalih dalam kehidupanmu.... sebuah kata muncul dibibir fitri "hasbiyallah..." kemudian senyum tipis membuatnya tampak cantik dan bersinar.
"asalammualaikum"..."toktoktok asalammualaikum....."
"wa'alaikumsalam" tolehnya terkejut.. "ah mbak indi, masuk masuk, maaf tadi fitri keasyikan baca buku" senyum lebar menyambut senior diwaktu kuliahnya dulu
"kamu ga berubah fit, masih suka asik dengan buku-buku dan melupakan yang disekitar" tawa kecil mengantar indri duduk di sofa
"hehe..ada apa mbak?"
"ini fit mau antar undangan, datang ya" kata indri sambil sedikit tersipu
"waaah mbak indri mau nikah ya, asik nih" dilihatnya kertas undangan berwarna pink yang dibalut rapi dengan sampulnya
"iya hehe, fit kamu kapan mau nyusul"
glek! pertanyaan yang dihindari fitri, fitri pun putar otak mejawabnya
"iya mbak segera" jawabnya setelah beberapa detik memikirkan
"udah ada calonnya nih"
"insyaallah" jawab fitri cepat
"siapa"
"insyaallah allah yang akan memperkenalkannya" senyum fitri
"eh? wah kamu kirain udah ada"
"hehe" nyengir fitri
"mbak pulang dulu ya, ini masih banyak undangan yang harus diantar, asalammualaikum" kata indri sambil berdiri, fitri pun ikut berdiri sambil menjawab "wa'alaikumsalam" mereka saling melempar senyum dan fitri menghela napas duduk kembali
hasbiyallah... batin fitri kembali tawakal pada allah atas jodohnya, kembai dia membuka buku bercover hijau tadi dan tenggelam oleh tulisan-tulisan dibuku tersebut. hingga pada lebar terakhir kata-kata yang akan selalu dia ingat dan menjadi doanya ....'ya Allah, engkau yang paling mengerti hambamu, berilah hambamu yang terbaik seperti langit dan bumi, tak pernah serasi tak perlu serasi namun serasa, yang saling melindungi dan saling menaungi. beginilah seharusnya, bukan perkara serasi namun serasa sebab cinta, ya Allah hadirkan seseorang yang mencintaimu dan jagalah perasaanku agar cintaku padanya nanti tak melebihi cintaku padamu' dengan mata terpejam air mata fitri pun menetes namun senyuman tipis menghiasi bibirnya, fitri tampak sangat bahagia dengan hanya menyampaikan perasaannya pada Allah SWT membuat hatinya ringan tanpa beban.
ya fatihal bab ya fatir....
nas'alak nafahat qurbiyah...
tumtir suhubha ala qalby...
yargo maqomat uluwiyeh...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar